
![]()
FOTOGRAFI ADALAH SENI |
||
Pendahuluan Saya berpendapat "Fotografi adalah seni , ia juga bagian dari seni".
Speda
tua Awal Pada awal
tulisan ini saya telah mengatakan bahwa fotografi adalah
seni. Seni Untuk
menjawab dari manakah sebuah karya dikatakan seni dan
untuk menjawab bahwa foto adalah seni adalah dengan kita
mengetahui dahulu definisi dari seni itu sendiri yang
tertulis melalui banyak tulisan, seperti :
catatan : definisi seni yang dicantumkan sesuai perkembangan dari teori seni pada era 19-an. Maka jelas dari definisi-definisi diatas bahwa seni lebih bicara kepada diri manusia yang mengungkapkan dirinya kedalam karya itu, entah yang diungkapan perasaan, kebenciaan, kegembiraan, kebebasan dll... yang selanjutnya semua itu disebut ekspresi . Between
the star , Proses Memang dalam segi proses karya foto dan karya seni rupa yang dihasilkan sang seniman sangat berbeda. Karya seni rupa benar-benar upaya dari sang seniman untuk dapat mentranformasikan apa yang ada baik itu abstrak (perasaan / emosi) atau kasat mata. Seniman seni rupa lebih berperan dalam proses penciptaan karyanya dari awal hingga akhir (bersingungan langsung), ada intens kedekatan antara sang seniman dan karyanya. Seni rupa lebih bebas di ekspresikan tanpa batasan-batasan, akhirnya karya seni rupapun berkembang, dari masa klasik, naturalis, ekspresionis, impresionis, dadais, suryalis, kubisme dan lain sebagainya.
Lukisan karya Kahlil Gibran
The Visit is one of a series of abstract paintings of women produced by Willem de Kooning from the mid-1940s to the mid-1950s. Sedangkan karya foto lebih
kepada upaya menduplikasi kembali keadaan yang nyata ada
(reduplikasi kenyataan ) atau menyajikan kembali /
mempresentasikan kembali keadaan yang ada (relalistis)
kasat mata secara utuh, yang semua itu terjadi seketika.
Maka karya fotogarfi seni lebih bersifat menyimbolkan apa
yang diekspresikan oleh fotografer melalui subyek yang
diabadikannya. Hal inilah yang kadang membuat fotografi diangap telah merusak kesenian, fotografi telah mengancam seniman seni rupa,"Fotografi telah menodai kesucian kesenian dengan menghapus kesenimanan"seperti yang dikatakan Rama Surya dalam Fotomedia 1996, berjudul Yang kuat yang kalah selanjutnya hal sama dikemukakan oleh C.R Badcock dalam bukunya "Kegilaan dan modernitas", penerbit Arcan, "sejak fotografi muncul .... pelukis secara efektif menjadi musuh kultur modern dan musuh teknologi yang, dalam bentuk kamera, mengancam dan menghancurkan raison d'etre artistik". Selanjutnya fotografer pun dimarjinalkan dengan sebutan seniman instanmatik, tukang. Kesimpulan Dari apa yang dilakukan secara proses dalam fotografi dan seni rupa sangat berbeda, bukan itu yang menghentikan fotografi untuk diakui sebagai seni, tapi ada titik kesetaraan antara keduanya yaitu apa yang dilakukan seniman seni rupa dan fotografer, bahwa mereka menciptakan karya yang berasal dari ekspresi si pembuatnya yang terdapat didalam karya mereka. Sekali lagi bukan dari proses pembuatan karya tersebut yang membuat sebuah karya disebut seni atau tidak, tapi makna, jiwa dalam sebuah karya, ekspresi yang ada didalam karya itu yang membuat karya manusia disebut sebagai seni. Maka layaklah apabila foto yang direkam oleh fotografer dalam waktu sepersekian detik itu diangap seni jika memang merupakan hasil cerminan jiwa, dan emosinya atau lebih luasnya ekspresinya dalam karya foto itu.
|
Copyright © 2000 APPHOTO. All rights reserved.